Hal itu adanya di Toraja, dan yang saya maksud adalah kerbau atau dalam bahasa Toraja Tedong.....
gak percaya hewan satu ini aneh.... coba simak pendapat saya sebagai salah satu orang gunung....
Jika kita membicarakan Kerbau ada beberapa hal yang kontradiksi....
hmm...kerbau itu dagingnya enak mau diapain juga tetap enak. dibikin soto (Coto bahasa Makassarnya) yummy, campur kacang merah (brenebon kata saudara sebangsa dari Menado), dibikin sate ayok,,, dibikin bakso jadi (seger lagi di cuaca dingin), sosis, daging hamburger, steak dan apapunlah masakannya tetap enak kok yang penting halal........
Kerbau juga sama dengan sapi bisa diambil susunya (bergizi bukan)?
Buat bajak sawah hmmmm kerbau dan sapi jagonya manusia tinggal ikut numpang kok dibelakang...
Kulit kerbau bisa untuk bahan baku kerajinan kulit,,, apalagi buat gendang bagus itu....
bahkan hingga tinjanya (ups, sorry) bisa buat pupuk kandang....
Akan tetapi eits ada hal lain,
ada gak diantara kita yang mau dipanggil gini "dasar kerbau."... yah pastinya gak ada karena kerbau itu banyak diidentikkan dengan bodoh. bahkan dalam beberapa dongeng yang sering ditiou itu kerbau karena kebodohan dan kecerobohannya.......
ada juga yang aneh dengan hewan satu ini yaitu kebiasaannya makan ludah, gak percaya.
Coba perhatikan kerbau kalau lagi duduk (versi kerbaulah, masak duduk di sofa) pasti sambil ngunyah-ngunyah gitu, ini karena kerbau mengeluarkan kembali rumput yang sudah dimakan ketika para kerbau ini makan rumput...
Tapi yang lebih aneh lagi status kerbau sebagai binatang bodoh akan berubah setelah dipotong di acara-acara adat di Toraja....
Mulai dari harganya yang fantastis apalagi yang albino bisa sampai puluhan bahkan ratusan juta....
Jika kita bertanya mengenai prosesi pemakaman orang di Toraja biasanya yang ditanya berapa kerbau yang dipotong dan kerbau jenis apa itu.... karena hal ini akan melambangkan status orang Toraja.
Belum lagi setelah dipotong tanduknya akan diambil dan di pajang di depan rumah adat orang Toraja yang disebut Tongkonan, orang Toraja akan dengan bangga menghitung sudah berapa banyak tanduk kerbau yang mereka punya....
Jadi kerbau yang disebut binatang bodoh itu akan berubah menjadi pahlawan pengangkat status setelah hewan ini mati dipotong di sebuah acara adat....
jadi bingung Yang lebih kerbau banget disini yang mana.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Makasih udah mau baca artikel dari orang gunung... kalo ada nyang mau disampein komen, kritik, ato mau bahas hal yang lebih ngawur yang nyambung ato gak silahkan di tulis aja ya.......